Langsung ke konten utama

@kangwiguk: Postingan Pertama dan Seterusnya

Sebuah pepatah Cina mengatakan bahwa, "Perjalanan 1000 mil pun harus selalu dimulai dengan langkah pertama."

Sepakat dengan pepatah tersebut, saya pun berpikir seperti itu. Bagaimana sebuah tujuan bisa tercapai jika kita tidak pernah melakukan apapun untuk itu? Bagaimana sebuah harapan dapat diraih jika kita tidak pernah berjuang untuk meraihnya?


"Kebulatan tekad itulah yang akan senantiasa menjadi spirit kesuksesan kita."


Jadi, mulailah saat ini juga untuk mewujudkan harapan itu. Jika Anda ingin jadi penulis, misalnya, maka mulailah menulis saat ini juga. Karena tidak ada resep paling jitu untuk menjadi seorang penulis profesional kecuali dengan menulis dari waktu ke waktu - secara kontinyu dan konsisten. Pun begitu, jika Anda ingin menjadi seorang pengusaha (enterpreneur) maka mulailah saat ini juga, apapun itu jenis komoditinya. Karena dengan memulainya, berarti kita telah membulatkan tekad untuk berjuang dan berjuang mewujudkan harapan itu. Kebulatan tekad itulah yang akan senantiasa menjadi spirit kesuksesan kita.

Apakah dengan memulainya, lantas kita pasti berhasil?

Tentu tidak...! Tak ada jaminan atas kesuksesan kita. Tapi, jika Anda tidak pernah memulainya maka saya jamin Anda tidak akan pernah mencapai kesuksesan itu.

Begitu juga dengan saya, postingan ini merupakan spirit yang ingin saya bangun untuk senantiasa bisa berbagi dengan Anda semua. Berbagi semangat dan semangat untuk berbagi.

Salam,
@kangwiguk

Komentar

Postingan populer dari blog ini

2 Rahasia Sukses Andrie Wongso @kangwiguk

Andrie Wongso, "Sang Pembelajar" Saya yakin, Anda pun tahu siapa Andrie Wongso yang saya maksud dalam judul di atas. Yapp! Anda sama sekali tidak salah. Beliau adalah motivator no. 1 di Indonesia. Beliau lahir dari keluarga miskin di Malang pada tanggal 6 Desember 1954 dan telah lebih dari 20 tahun berkiprah sebagai pengusaha sukses. Kemauannya yang kuat untuk berbagi, semangatnya yang luar biasa, dipadu dengan pengalaman yang beragam, serta kebijaksanaan yang dimilikinya telah mengantarkan ia sebagai The Best Motivator Indonesia. Meski begitu, Beliau lebih suka jika disebut sebagai "Sang Pembelajar". Benar-benar sosok yang rendah hati 'kan?! Dan kabar baiknya, baru-baru ini Beliau telah memberitahukan kepada khalayak banyak mengenai rahasia kesuksesannya itu. Dan kini, saya turut membagikan rahasia kesuksesannya itu kepada Anda dengan harapan Anda bisa meraih kesuksesan sebagaimana kesuksesan yang telah Beliau raih beserta orang-orang sukses lainnya ...

Nyawa @kangwiguk

Sudah mafhum kita mengerti bahwa hidup manusia ditentukan oleh nyawa yang melekat pada badan ini. Tanpa adanya nyawa, mustahil manusia bisa hidup; bergerak, berbuat, berkehendak, makan, minum, dan lain sebagainya. Nyawa adalah nafas kehidupan setiap mahluk di semesta ini. Oleh karenanya dikatakan bahwa setiap yang bernyawa dikatakan hidup dan setiap yang telah kehilangan nyawa disebut mati, meskipun secara fisik masih utuh dan lengkap. Nyawa menjadi hal penting dan utama dalam kehidupan setiap individu. Dalam berjuang untuk menggapai kesuksesan pun dibutuhkan ruh atau nyawa yang akan senantiasa menggerakkan kita. “Nyawa” inilah yang akan membuat kita terus bergerak dan bergerak. “Nyawa” inilah yang akan membuat kita selalu bangkit meski berulang kali “badai” memporak-porandakan kehidupan

Orang Hebat @kangwiguk

Dulu, saat saya melamar pada salah satu agen properti di Surabaya dengan membawa selembar ijazah SMA - padahal jelas disitu ditulis 'minimal S-1 dengan IPK min 3.0'' – orang-orang pada mengatakan bahwa saya adalah orang yang hebat dan berani. Padahal saya tidak merasa seperti itu. Justru sebaliknya saya merasa bukan apa-apa karena masih banyak orang lain yang jaaaa...uuhh lebih hebat lagi. Dan salah satunya adalah sahabat saya. (Sebaiknya tidak usah menyebut nama). Menurut kisahnya, ia anak kedua dari enam bersaudara. Orangtuanya bekerja sebagai buruh tani. Menghidupi dan membiayai enam orang anak tentu merupakan tantangan tersendiri bagi mereka. Apalagi dengan pendapatan yang tidak menentu. Tergantung pada ada tidaknya orang yang mempekerjakannya. Jika melihat latar belakangnya itu, bisa tamat SMP tentu sudah prestasi tersendiri bagi sahabat saya itu.