Langsung ke konten utama

The Universal Law of Attraction, Hukum Tarik Menarik (2) @kangwiguk

Masih ingat 'kan dengan hukum tarik menarik yang sudah kita bahas pada postingan sebelumnya. Postingan kali ini sebagai lanjutan dari postingan tersebut.

Charles Brodie Patterson (1899) menyatakan, "Semua yang terjadi di luar adalah serupa dengan apa yang terjadi di dalam diri manusia; yaitu pikiran dan perasaannya." (Erbe Sentanu, 2007: 55).

Hukum Tarik Menarik berlaku sebagaimana hukum gravitasi, Anda tidak pernah ditanya apakah apel itu boleh jatuh atau tidak, begitu ia terlepas dari tangkainya maka kekuatan gaya gravitasi (bumi) akan menariknya ke bawah - meskipun Anda tidak mengharapkannya. Begitu pula dalam kehidupan Anda, hukum ini akan berlangsung secara otomatis. Tanpa pernah memikirkan apakah Anda menyukainya atau tidak?!

Artinya, ketika perasaan Anda memikirkan sesuatu - baik ataupun buruk - sama artinya Anda sedang merencanakan sesuatu itu terjadi. Ketika Anda berpikir tentang kebahagiaan berarti Anda sedang merencanakan kebahagiaan dalam hidup Anda. Sebaliknya, jika Anda berpikir tentang kesulitan, berarti Anda merencanakan kesulitan terjadi dalam hidup Anda.

"
Ketika Anda berdoa dan terjadi konflik antara apa yang terucap di mulut dengan yang terasa di hati maka yang di hati itulah yang akan terwujud.

sumber gbr: adityanugroho.com
Erbe Sentanu (2007), penulis buku "Quantum Ikhlas" mengatakan, janji Tuhan itu pasti benar. Tuhan pasti akan mengabulkan setiap doa manusia. Tapi ingat! Tuhan hanya mengabulkan doa yang ada di dalam HATI manusia, bukan yang terucap dimulutnya. Ketika Anda berdoa dan terjadi konflik antara apa yang terucap di mulut dengan yang terasa di hati maka yang di hati itulah yang akan terwujud.

Masih menurutnya, manusia akan selalu menerima apa yang ada di hatinya meskipun ia tidak menginginkannya. Oleh karenanya, pikirkan hanya yang terbaik saja dan resapilah jauh ke dalam lubuk hati Anda agar kehidupan Anda selalu dilimpahi dengan kebaikan.

Jadi, ketika Anda merasa ada beban berat dalam pekerjaan, tetaplah berusaha untuk selalu memikirkan hal-hal yang baik saja. Jagalah sikap dan hati Anda. Jangan pernah mengeluh. Karena mengeluh sama artinya Anda sedang melepaskan getaran negatif ke alam semesta dan itu akan menarik hal-hal negatif ke dalam hidup Anda. Begitu pula sebaliknya. Maka perbanyaklah syukur! Agar kehidupan Anda pun berlimpah nikmat dan kebaikan dari-Nya.

Ingat! Seberat apapun beban yang menghimpit Anda, kekuatan Tuhan masih jauh lebih besar lagi. Maka memintalah kepada-Nya! Kesedihan sebesar apapun yang Anda rasakan, tetap rahmat dan nikmat Tuhan jauh lebih besar lagi. Maka memohonlah kepada-Nya.

Salam,
@kangwiguk






Komentar

Postingan populer dari blog ini

2 Rahasia Sukses Andrie Wongso @kangwiguk

Andrie Wongso, "Sang Pembelajar" Saya yakin, Anda pun tahu siapa Andrie Wongso yang saya maksud dalam judul di atas. Yapp! Anda sama sekali tidak salah. Beliau adalah motivator no. 1 di Indonesia. Beliau lahir dari keluarga miskin di Malang pada tanggal 6 Desember 1954 dan telah lebih dari 20 tahun berkiprah sebagai pengusaha sukses. Kemauannya yang kuat untuk berbagi, semangatnya yang luar biasa, dipadu dengan pengalaman yang beragam, serta kebijaksanaan yang dimilikinya telah mengantarkan ia sebagai The Best Motivator Indonesia. Meski begitu, Beliau lebih suka jika disebut sebagai "Sang Pembelajar". Benar-benar sosok yang rendah hati 'kan?! Dan kabar baiknya, baru-baru ini Beliau telah memberitahukan kepada khalayak banyak mengenai rahasia kesuksesannya itu. Dan kini, saya turut membagikan rahasia kesuksesannya itu kepada Anda dengan harapan Anda bisa meraih kesuksesan sebagaimana kesuksesan yang telah Beliau raih beserta orang-orang sukses lainnya ...

Nyawa @kangwiguk

Sudah mafhum kita mengerti bahwa hidup manusia ditentukan oleh nyawa yang melekat pada badan ini. Tanpa adanya nyawa, mustahil manusia bisa hidup; bergerak, berbuat, berkehendak, makan, minum, dan lain sebagainya. Nyawa adalah nafas kehidupan setiap mahluk di semesta ini. Oleh karenanya dikatakan bahwa setiap yang bernyawa dikatakan hidup dan setiap yang telah kehilangan nyawa disebut mati, meskipun secara fisik masih utuh dan lengkap. Nyawa menjadi hal penting dan utama dalam kehidupan setiap individu. Dalam berjuang untuk menggapai kesuksesan pun dibutuhkan ruh atau nyawa yang akan senantiasa menggerakkan kita. “Nyawa” inilah yang akan membuat kita terus bergerak dan bergerak. “Nyawa” inilah yang akan membuat kita selalu bangkit meski berulang kali “badai” memporak-porandakan kehidupan

Orang Hebat @kangwiguk

Dulu, saat saya melamar pada salah satu agen properti di Surabaya dengan membawa selembar ijazah SMA - padahal jelas disitu ditulis 'minimal S-1 dengan IPK min 3.0'' – orang-orang pada mengatakan bahwa saya adalah orang yang hebat dan berani. Padahal saya tidak merasa seperti itu. Justru sebaliknya saya merasa bukan apa-apa karena masih banyak orang lain yang jaaaa...uuhh lebih hebat lagi. Dan salah satunya adalah sahabat saya. (Sebaiknya tidak usah menyebut nama). Menurut kisahnya, ia anak kedua dari enam bersaudara. Orangtuanya bekerja sebagai buruh tani. Menghidupi dan membiayai enam orang anak tentu merupakan tantangan tersendiri bagi mereka. Apalagi dengan pendapatan yang tidak menentu. Tergantung pada ada tidaknya orang yang mempekerjakannya. Jika melihat latar belakangnya itu, bisa tamat SMP tentu sudah prestasi tersendiri bagi sahabat saya itu.