Langsung ke konten utama

Mau dan Mampu @kangwiguk



Nick Vujicic
Dalam berbagai kesempatan selalu dikatakan bahwa setiap manusia bertanggungjawab atas dirinya sendiri. Kesuksesan manusia adalah mutlak menjadi tanggungjawab setiap individu masing-masing. Begitu pula atas kegagalannya. Dan faktor penting yang sangat mempengaruhi keduanya (sukses ataupun gagal) adalah kemauan dan kemampuan. Kedua faktor inilah yang akan menentukan sukses atau gagalnya seseorang.

Kemauan menjadi faktor penting pertama yang harus dimiliki oleh setiap individu. Karena dengan memiliki kemauan yang kuat maka seseorang akan memperoleh energi luar biasa untuk meraih apapun yang menjadi harapan dan impiannya. Sebaliknya, tanpa kemauan yang kuat seseorang akan menjadi antipati dan kehilangan gairah untuk berjuang mewujudkan harapannya itu.


Mozart tak pernah mempedulikan akan kekurangan fisiknya. Meski telinganya tak mampu mendengar (tuli) ia tetap terus berusaha untuk belajar dan memperbaiki kemampuannya hingga ia mampu melahirkan karya yang mengagumkan dunia. Komposisinya mendunia dan ia menjadi legenda dalam bidang musik hingga saat ini. Pun begitu dengan Nick Vujicic, meski terlahir dengan tetra-amelia syndrome, yakni gangguan langka yang ditandai dengan tidak adanya keempat anggota badan, lantas tak membuat pemilik nama lengkap Nicholas James Vujicic menjadi pesakitan sepanjang usianya. Justru sebaliknya ia mampu tampil menjadi pembicara kelas dunia. Motivasi yang disampaikan mampu membangkitkan semangat luar biasa bagi audiensnya. Begitulah, kemauan yang kuat akan membuat seseorang selalu tegar dan konsisten dalam berjuang mewujudkan harapannya.

"Kemauan yang kuat akan membuat seseorang selalu tegar dan konsistendalam berjuang mewujudkan harapannya."

Faktor selanjutnya yang juga tak kalah penting bagi kesuksesan kita adalah kemampuan. Seseorang harus memiliki kemampuan sebagaimana bidang yang tengah digelutinya. “Serahkan urusan kepada ahlinya,” adalah ungkapan yang menggambarkan bahwa seseorang mutlak harus menguasai bidang sebagaimana yang digeluti. Dengan kata lain, orang akan sukses jika ia telah menjadi ahli di bidangnya. Mustahil seseorang mampu menjadi penulis hebat jika ia tidak memiliki kemampuan menulis yang hebat pula. Mustahil seseorang mampu menjadi ilmuwan jika ia tidak memiliki kemampuan sebagaimana bidang yang digelutinya. Mustahil seseorang dapat menjadi manager yang baik jika ia tidak memiliki kemampuan untuk mengelola dan mengatur organisasi timnya. Intinya, apapun profesi yang tengah Anda geluti saat ini, teruslah belajar dan tingkatkan kemampuan Anda dari waktu ke waktu. Jadilah ahli sesuai dengan bidang Anda masing-masing. Jika sudah demikian maka bersabarlah, kesuksesan hanya tinggal menunggu waktu saja. Jadi, sesungguhnya bicara tentang kesuksesan adalah bicara tentang kemauan dan kemampuan saja. Bagaimana menurut Anda?

Salam,
@kangwiguk

Komentar

Postingan populer dari blog ini

2 Rahasia Sukses Andrie Wongso @kangwiguk

Andrie Wongso, "Sang Pembelajar" Saya yakin, Anda pun tahu siapa Andrie Wongso yang saya maksud dalam judul di atas. Yapp! Anda sama sekali tidak salah. Beliau adalah motivator no. 1 di Indonesia. Beliau lahir dari keluarga miskin di Malang pada tanggal 6 Desember 1954 dan telah lebih dari 20 tahun berkiprah sebagai pengusaha sukses. Kemauannya yang kuat untuk berbagi, semangatnya yang luar biasa, dipadu dengan pengalaman yang beragam, serta kebijaksanaan yang dimilikinya telah mengantarkan ia sebagai The Best Motivator Indonesia. Meski begitu, Beliau lebih suka jika disebut sebagai "Sang Pembelajar". Benar-benar sosok yang rendah hati 'kan?! Dan kabar baiknya, baru-baru ini Beliau telah memberitahukan kepada khalayak banyak mengenai rahasia kesuksesannya itu. Dan kini, saya turut membagikan rahasia kesuksesannya itu kepada Anda dengan harapan Anda bisa meraih kesuksesan sebagaimana kesuksesan yang telah Beliau raih beserta orang-orang sukses lainnya ...

Nyawa @kangwiguk

Sudah mafhum kita mengerti bahwa hidup manusia ditentukan oleh nyawa yang melekat pada badan ini. Tanpa adanya nyawa, mustahil manusia bisa hidup; bergerak, berbuat, berkehendak, makan, minum, dan lain sebagainya. Nyawa adalah nafas kehidupan setiap mahluk di semesta ini. Oleh karenanya dikatakan bahwa setiap yang bernyawa dikatakan hidup dan setiap yang telah kehilangan nyawa disebut mati, meskipun secara fisik masih utuh dan lengkap. Nyawa menjadi hal penting dan utama dalam kehidupan setiap individu. Dalam berjuang untuk menggapai kesuksesan pun dibutuhkan ruh atau nyawa yang akan senantiasa menggerakkan kita. “Nyawa” inilah yang akan membuat kita terus bergerak dan bergerak. “Nyawa” inilah yang akan membuat kita selalu bangkit meski berulang kali “badai” memporak-porandakan kehidupan

Orang Hebat @kangwiguk

Dulu, saat saya melamar pada salah satu agen properti di Surabaya dengan membawa selembar ijazah SMA - padahal jelas disitu ditulis 'minimal S-1 dengan IPK min 3.0'' – orang-orang pada mengatakan bahwa saya adalah orang yang hebat dan berani. Padahal saya tidak merasa seperti itu. Justru sebaliknya saya merasa bukan apa-apa karena masih banyak orang lain yang jaaaa...uuhh lebih hebat lagi. Dan salah satunya adalah sahabat saya. (Sebaiknya tidak usah menyebut nama). Menurut kisahnya, ia anak kedua dari enam bersaudara. Orangtuanya bekerja sebagai buruh tani. Menghidupi dan membiayai enam orang anak tentu merupakan tantangan tersendiri bagi mereka. Apalagi dengan pendapatan yang tidak menentu. Tergantung pada ada tidaknya orang yang mempekerjakannya. Jika melihat latar belakangnya itu, bisa tamat SMP tentu sudah prestasi tersendiri bagi sahabat saya itu.