Langsung ke konten utama

Nyawa @kangwiguk



Sudah mafhum kita mengerti bahwa hidup manusia ditentukan oleh nyawa yang melekat pada badan ini. Tanpa adanya nyawa, mustahil manusia bisa hidup; bergerak, berbuat, berkehendak, makan, minum, dan lain sebagainya. Nyawa adalah nafas kehidupan setiap mahluk di semesta ini. Oleh karenanya dikatakan bahwa setiap yang bernyawa dikatakan hidup dan setiap yang telah kehilangan nyawa disebut mati, meskipun secara fisik masih utuh dan lengkap.

Nyawa menjadi hal penting dan utama dalam kehidupan setiap individu.

Dalam berjuang untuk menggapai kesuksesan pun dibutuhkan ruh atau nyawa yang akan senantiasa menggerakkan kita. “Nyawa” inilah yang akan membuat kita terus bergerak dan bergerak. “Nyawa” inilah yang akan membuat kita selalu bangkit meski berulang kali “badai” memporak-porandakan kehidupan
kita. Dan “nyawa” inilah yang terus menghidupkan dan membakar api semangat kita, sehingga tak ada kata 'putus asa' dalam kamus kehidupan kita, kehidupan orang-orang yang yang memang disiapkan oleh Tuhan untuk menjadi pribadi sukses dunia hingga akherat kelak.

Lantas, apakah “nyawa” yang menghidupkan semangat itu? Tiada lain, tiada bukan, ia adalah HARAPAN. Harapan inilah yang senantiasa membakar api semangat kita. Harapan inilah yang akan selalu memompa energi positif diri kita untuk senantiasa bergerak dan bergerak. Berjuang dan berjuang. Bangkit dari kegagalan untuk kembali berdiri tegak dan berkata lantang, “Saya (pasti) bisa …!”

Tahukah Anda, bahwa 98 dari 100 orang yang tidak puas dalam kehidupannya ternyata disebabkan karena mereka tidak memiliki harapan yang jelas dalam kehidupannya. (aryginanjar.com) Dalam arti lain, mereka tidak tahu dan mengerti apa yang hendak dicapai dalam kehidupan ini. Barangkali inilah yang dimaksud dengan istilah 'mati dalam hidup'. Secara jasad mereka ada, tapi secara hakekat mereka telah kehilangan nyawa, jauh sebelum nyawa itu benar-benar tercabut dari raganya. Oleh karenanya, hidupkanlah hari-hari Anda dengan harapan yang jelas. Visi dan misi yang jelas berikut prosedur pencapaiannya.

Salam,
@kangwiguk




Komentar