Langsung ke konten utama

Identifikasi Rasa Cinta Anda Terhadap Pekerjaan (Perusahaan) @kangwiguk

"
Seseorang yang mencintai profesi atau pekerjaannya, akan senantiasa bersemangat dari waktu ke waktu karena ia merasa mendapat tempat untuk mengembangkan potensinya.


Tak bisa dipungkiri lagi, untuk menggapai sebuah kesuksesan dibutuhkan motivasi yang tinggi. Motivasi yang kita miliki harus selalu lebih besar dibanding hambatan-hambatan yang datang. Dan motivasi terbaik adalah motivasi yang muncul dari dalam diri sendiri. Dari dasar hati Anda. Dan itulah yang dinamakan cinta.


Dalam bukunya “Ngapain Kerja Kalau Terpaksa?”, Revalino Shaffar (2009) memberikan tipsnya berkaitan dengan cara mengukur kecintaan terhadap profesi kita. Salah satunya dengan menanyakan terhadap diri sendiri, apakah Anda sudah menikmati pekerjaan Anda? Seseorang yang mencintai dunianya akan selalu bergembira dengan dunianya. Dalam situasi apapun, ia tetap menikmati kebersamaan dengan sesuatu yang dicintainya. Seseorang yang mencintai profesi atau pekerjaannya, akan senantiasa bersemangat dari waktu ke waktu karena ia merasa mendapat tempat untuk menggembangkan potensinya. Dengan begitu, kemampuannya akan terus terasah dari waktu ke waktu, sehingga ia akan memiliki prestasi yang menonjol di bidangnya.

Hayo, sudahkah Anda memiliki “rasa” itu?!

Salam,
@kangwiguk

Komentar

Postingan populer dari blog ini

2 Rahasia Sukses Andrie Wongso @kangwiguk

Andrie Wongso, "Sang Pembelajar" Saya yakin, Anda pun tahu siapa Andrie Wongso yang saya maksud dalam judul di atas. Yapp! Anda sama sekali tidak salah. Beliau adalah motivator no. 1 di Indonesia. Beliau lahir dari keluarga miskin di Malang pada tanggal 6 Desember 1954 dan telah lebih dari 20 tahun berkiprah sebagai pengusaha sukses. Kemauannya yang kuat untuk berbagi, semangatnya yang luar biasa, dipadu dengan pengalaman yang beragam, serta kebijaksanaan yang dimilikinya telah mengantarkan ia sebagai The Best Motivator Indonesia. Meski begitu, Beliau lebih suka jika disebut sebagai "Sang Pembelajar". Benar-benar sosok yang rendah hati 'kan?! Dan kabar baiknya, baru-baru ini Beliau telah memberitahukan kepada khalayak banyak mengenai rahasia kesuksesannya itu. Dan kini, saya turut membagikan rahasia kesuksesannya itu kepada Anda dengan harapan Anda bisa meraih kesuksesan sebagaimana kesuksesan yang telah Beliau raih beserta orang-orang sukses lainnya ...

Orang Hebat @kangwiguk

Dulu, saat saya melamar pada salah satu agen properti di Surabaya dengan membawa selembar ijazah SMA - padahal jelas disitu ditulis 'minimal S-1 dengan IPK min 3.0'' – orang-orang pada mengatakan bahwa saya adalah orang yang hebat dan berani. Padahal saya tidak merasa seperti itu. Justru sebaliknya saya merasa bukan apa-apa karena masih banyak orang lain yang jaaaa...uuhh lebih hebat lagi. Dan salah satunya adalah sahabat saya. (Sebaiknya tidak usah menyebut nama). Menurut kisahnya, ia anak kedua dari enam bersaudara. Orangtuanya bekerja sebagai buruh tani. Menghidupi dan membiayai enam orang anak tentu merupakan tantangan tersendiri bagi mereka. Apalagi dengan pendapatan yang tidak menentu. Tergantung pada ada tidaknya orang yang mempekerjakannya. Jika melihat latar belakangnya itu, bisa tamat SMP tentu sudah prestasi tersendiri bagi sahabat saya itu.

Lebih Susah Mana Mencari Kerja Ataukah Mencari Tenaga Kerja @kangwiguk

Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa jumlah pengangguran di Indonesia hingga akhir Februari 2013 tercatat sebesar 7,17 juta orang. (sumber: kompas.com, 6 Mei 2013). Hal ini ditengarai karena sempitnya lapangan kerja. Jumlah pengangguran tidak sebanding dengan lapangan pekerjaan yang tersedia. “Untuk bisa sekolah saja susahnya minta ampun. Lha sekarang sudah lulus sekolah, nyari kerja ternyata lebih susah lagi,” begitu komentar salah satu tetangga saya yang kebingungan karena anaknya yang baru lulus sekolah menengah belum juga mendapat pekerjaan, meski telah melamar berulang kali.             Pertanyaannya sekarang, benarkah mencari kerja itu susah?